Berita Terkini

Forum Kemitraan Kepemiluan KPU Jakarta dan Partai Buruh DKI Jakarta

Forum Kemitraan Kepemiluan menjadi salah satu langkah KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta dalam membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif bersama Partai Politik. Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Wahyu Dinata saat melakukan kunjungan Forum Kemitraan Kepemiluan bersama Komite Eksekutif (Exco) Partai Buruh Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Timur, Rabu (19/8). Forum ini kami hadirkan sebagai ruang untuk saling mendengar dan bertukar gagasan. Partai politik dapat menyampaikan masukan dan evaluasi, sementara KPU menyampaikan informasi kepemiluan terbaru. Kolaborasi ini penting untuk terus memperbaiki penyelenggaraan Pemilu dan menghadirkan Pemilu yang semakin berkualitas. Kata Wahyu Dinata - Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Kami mengapresiasi ruang dialog yang terus dibuka, karena komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga suasana kepemiluan yang kondusif. Semoga silaturahmi dan sinergi ini dapat terus terjaga untuk bersama-sama memperkuat demokrasi di Jakarta. Ujar Winarso - Ketua Komite Eksekutif Partai Buruh Provinsi DKI Jakarta. Forum Kemitraan Kepemiluan akan dilaksanakan secara rutin bersama partai politik peserta Pemilu Tahun 2024. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga ruang untuk menyerap berbagai pandangan dan evaluasi yang dapat menjadi bahan perbaikan bagi KPU.

Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Jakarta melaksanakan upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Jakarta Pusat, pada Senin (17/8).  Upacara dengan Tema "Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oeh Jagat Saksana diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila serta Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. “HUT 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk terus mengisi dan menjaga kemerdekaan melalui pengabdian dan karya nyata. Semangat kedaulatan yang diwariskan para pendiri bangsa perlu kita wujudkan melalui kerja yang berintegritas, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.” Kata Wahyu Dinata Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Upacara tersebut ditutup dengan pembacaan Doa serta dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta Nelvia Gustina, Astri Megatari, Dody Wijaya, Fahmi Zikrillah, Muhammad Tarmizi dan Irwan Supriadi Rambe serta seluruh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, para Staf ASN dan Non ASN di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Dari Teori ke Praktik: Membedah Buku Tata Kelola Pemilu Bersama Ramlan Surbakti

Pemilu demokratis bukan sekadar bebas, adil, dan berkala. Buku Tata Kelola Pemilu (Electoral Governance) karya Ramlan Surbakti mengajak kita melihat lebih jauh kerangka hukum, proses penyelenggaraan, kelembagaan penyelenggara (EMB), hingga penegakan hukum dan penyelesaian sengketa pemilu Tata kelola pemilu bukan sekadar tahapan pemilu, tetapi keseluruhan proses yang menentukan kualitas penyelenggaraan pemilu. Hal ini mencakup hukum yang demokratis, kesetaraan, kompetisi yang adil, penyelenggara yang mandiri dan profesional, integritas proses pemungutan hingga rekapitulasi suara, serta penegakan hukum dan penyelesaian sengketa yang adil. Kata Wahyu Dinata Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Electoral Governance merupakan istilah yang sudah lama dikenal oleh penyelenggara pemilu. Buku ini menjadi referensi penting karena disusun secara serius dan kaya akan referensi. Saya menyebut Prof. Ramlan Surbakti sebagai guru kita bersama dalam bidang kepemiluan. Ujar Idham Holik Anggota KPU RI Pemilu yang demokratis tidak cukup hanya dilaksanakan secara bebas, adil, dan berkala. Kualitas pemilu juga ditentukan oleh kerangka hukum yang demokratis, penyelenggara pemilu yang mandiri dan profesional, proses penyelenggaraan yang akuntabel dan transparan, serta penegakan hukum dan penyelesaian sengketa yang adil. Karena itu, kualitas electoral management body menjadi bagian penting dalam tata kelola pemilu. Prinsipnya, good person, good election. Kata Ramlan Surbakti Praktiksi Pemilu. Tata kelola pemilu bukan sekadar mengelola tahapan, melainkan merawat kepercayaan publik. Mari ubah pengetahuan menjadi praktik, dan praktik menjadi kepercayaan publik. Lanjut Dody Wijaya Anggota KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta

Semarak Kemerdekaan KPU Jakarta Kobarkan Semangat Sportivitas di PORSENI KPU RI

Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pawai atau parade kontingen dari masing-masing satuan kerja. Porseni mengusung tema “Sportivitas dan Seni dalam Harmoni, Menguatkan Integritas KPU untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” sebagai momentum mempererat kebersamaan, sportivitas, dan integritas. Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan memperkuat kebersamaan, sportivitas dan semangat dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Perlombaan olahraga dan seni menjadi salah satu cara menggembirakan peringatan kemerdekaan sekaligus menjadi sarana menyegarkan semangat. Kata Mochammad Afifuddin Ketua KPU Republik Indonesia. Porseni KPU tahun ini menghadirkan 12 cabang perlombaan yakni Badminton, Tenis Meja, Catur, Bakiak, Mini Soccer, Volly Ball Net Tertutup, Tarik Tambang, Karaoke, Basket, Bowling Botol Bekas, Tenis Lapangan, hingga Balap Karung.

Forum Kemitraan Kepemiluan KPU Jakarta dan DPD Partai Golkar DKI Jakarta

Forum Kemitraan Kepemiluan ini merupakan bagian dari wujud komitmen KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta dalam rangka membangun komunikasi yang sehat dengan para partai politik peserta Pemilu. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta Wahyu Dinata, saat melakukan kunjungan Forum Kemitraan Kepemiluan bersama DPD Partai Golkar DKI Jakarta, di Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8). “KPU memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemilih dan peserta Pemilu. Pada masa pascapemilu, KPU terus menjalankan pendidikan pemilih berkelanjutan, pemutakhiran data pemilih, serta evaluasi dan perbaikan sistem informasi kepemiluan, salah satunya SIPOL.” — Wahyu Dinata, Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta “Pasca pemilihan menjadi momentum bagi KPU dan para mitra untuk terus melakukan konsolidasi dan penyegaran. Kehadiran KPU juga menjadi ruang diskusi dalam mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan mendatang, sekaligus memperkuat pendidikan bagi pemilih pemula.” - Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta  KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta menyampaikan bahwa forum ini akan dilaksanakan secara rutin bersama partai politik peserta Pemilu Tahun 2024. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat kemitraan, sekaligus menghimpun evaluasi serta masukan sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang.  

KPU Jakarta Perkuat Sinergi dengan Kodam Jaya/Jayakarta

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Jakarta melaksanakan audiensi bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi di Markas Kodam Jaya, Jakarta timur pada Jumat, (31/7). Kami mengapresiasi atas dukungan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara KPU dan TNI. Sinergitas tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana demokrasi yang sehat dan berkualitasm, Kata Wahyu Dinata Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Komitmen TNI khususnya Kodam Jaya/Jayakarta untuk selalu mendukung tugas-tugas negara, termasuk pengamanan penyelenggaraan Pemilu agar berjalan aman, tertib, dan kondusif, Kata Letjen TNI Deddy Suryadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Dalam pertemuan tersebut, KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan Kodam Jaya/Jayakarta membahas pentingnya kolaborasi dan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan.

🔊 Putar Suara