Dorong Pemilih Datang Ke TPS, KPU Provinsi DKI Jakarta Jelaskan Pentingnya Menggunakan Hak Pilih Dalam Pemilu

22-09-2020    17:30:00 Dibaca : 107 x

jakarta.kpu.go.id - Salah satu indikasi suksesnya penyelenggaraan pemilihan umum adalah banyaknya pemilih yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Oleh karena itu KPU Provinsi DKI Jakarta melalui program Sekolah Pintar Pemilu (SPP) dalam pertemuan ketiga pada Selasa, 22 September 2020 ini menekankan pentingnya menggunakan hak pilih, itulah sebabnya dalam SPP edisi kali ini KPU Provinsi DKI Jakarta mengambil tema Pentingnya Menggunakan Hak Pilih, yang disampaikan oleh Sunardi, Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang merupakan Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik.

Dalam paparannya Sunardi menjelaskan pentingnya pemilih dalam mengetahui hak dan kewajibannya sebagai pemilih dan untuk selanjutnya dapat menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pemilihan Umum, sesuai dengan konstitusi karena karena kedaulatan berada di tangan rakyat.

Lebih jauh Sunardi menjelaskan bahwa dalam sebuah pemilihan satu suara sangatlah berharga, karenanya agar masyarakat pemilih perlu terus menjaga agar namanya tetap masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum, karena jika sudah masuk dalam DPT, hak untuk memberikan suara sudah dijamin undang-undang.

Kegiatan Sekolah Pintar Pemilu ini akan terus berlanjut sampai dengan pertemuan ketujuh yang akan berahir pada tanggal 20 Oktober 2020 mendatang, dan untuk sesi keempat Selasa mendatang, SPP KPU Provinsi DKI Jakarta akan megangkat tema lembaga penyelenggara pemilihan umum di Indonesia.

Diharapkan dengan adanya Sekolah Pintar Pemilu KPU Provinsi DKI Jakarta ini dapat memberikan informasi kepada seluruh masyarakat mengenai informasi tentang pemilihan umum, apalagi peserta SPP ini tidak hanya diikuti oleh warga DKI Jakarta saja, tetapi juga banyak peserta yang berasal dari daerah lain di Indonesia. Pada tahun 2020 ini beberapa daerah di Indonesia sedang melangsungkan kegiatan Pemilihan Kepala Daerah, sehingga adanya SPP ini diharapkan menjadi sosialisasi pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah
File Lampiran :