Gelar In House Training Kepemiluan ke-7 KPU Provinsi DKI Jakarta Angkat Tema Manajemen Penyelenggara Pemilu

22-07-2020    15:45:00 Dibaca : 66 x

jakarta.kpu.go.id - (22/07) Setelah sukses menyelenggarakan enam kali In House Training (IHT) Kepemiluan, KPU Provinsi DKI Jakarta kembali mengadakan Inhouse Training Kepemiluan yang ketujuh. Kali ini pelaksanaannya bekerjasama dengan KPU Kabupaten Kepulauan Seribu.  IHT ini bertema Manajemen Penyelenggara Pemilu. Acara ini masih diselenggarakan secara virtual melalui meet.google pada Rabu, 22 Juli 2020 mulai pukul 13.00 WIB.

IHT dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos. Dalam sambutannya Betty menyampaikan apresiasi kepada jajaran Anggota dan Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta yang selalu semangat menimba ilmu kepemiluan melalui In House Training secara virtual, walaupun pandemi Covid 19 belum berakhir. “Saya mengapresiasi semangat teman-teman KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se DKI Jakarta yang terus aktif mengikuti In House Training ini. Sebentar lagi kita akan selesaikan pembahasan Buku Tata Kelola Pemilu. Selanjutnya, kita cari lagi literasi yang bagus untuk kita bahas bersama Lewat IHT. Semoga setelah IHT ini, kita akan lebih siap untuk menyelenggarakan Pilkada DKI Jakarta yang bisa jadi akan diselenggarakan pada tahun 2022. Saat ini Undang-Undangnya sedang dibahas di DPR” ujar Betty. Betty juga mengingatkan peserta IHT agar tetap menjaga dan mematuhi protocol Kesehatan. “teman-teman semua tetap semangat, jaga kesehatan, jangan sampai tertular virus Covid 19. Karena jika ada 1 orang yang kena, satu kantor kita bisa ditutup untuk memutus rantai penularan virusnya” pungkas Betty mengakhiri sambutannya.

IHT ini diisi oleh Ahmad Gojali Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Seribu dan Partono Samino Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta. Gojali menjelaskan materi tentang Manajemen Penyelenggara Pemilu. Materi yang agak berat dan serius ini disampaikan dengan kocak diiringi humor. Sehingga peserta dapat memahami bagaimana teori Manajemen Penyelenggara Pemilu dengan baik. Sementara itu Partono memaparkan Manajemen Stakeholder dan Infrastruktur KPU. Partono menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan stakeholder dalam Pemilu agar setiap tahapan dapat terselenggara dengan baik. Selain itu, Partono juga menekankan penting IT dalam tahapan Pemilu. Penggunaan IT akan sangat memudahkan penyelenggaraan dan meminimalisir kesalahan yang terjadi oleh penyelenggara.
File Lampiran :