Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020

16-07-2020    16:00:00 Dibaca : 263 x

jakarta.kpu.go.id - (16/07) Setelah melaksanakan rapat koordinasi Pemilih Berkelanjutan triwulan II Tahun 2020 dengan stakeholder, KPU Provinsi DKI Jakarta mengadakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020. Rapat pleno terbuka ini merupakan hasil dari pemutakhiran dan pemeliharaan data pemilih secara berkelanjutan yang dilakukan KPU Provinsi DKI Jakarta sesuai amanat pasal 17 huruf (l) Undang-Undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Rapat tersebut dilaksanakan dengan menggunakan media daring google.meet pada Kamis, 16 Juli 2020. Rapat ini dihadiri oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Kanwil Kemenkumham Provinsi DKI Jakarta, Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, Perwakilan Partai Politik tingkat Provinsi DKI Jakarta, KPU Kabupaten/Kota se DKI Jakarta, Perwakilan Polda Metro Jaya, Perwakilan Kasdam Jaya, dan Perwakilan Rutan dan Lapas se DKI Jakarta.

Rapat ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos. Dalam sambutannya Betty mengatakan bahwa Rapat ini merupakan amanat Undang-Undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang ditindaklanjuti dengan SE Ketua KPU RI Nomor: 181/PL.02.1-SD/01/KPU/II/2020 tanggal 28 Februari 2020 perihal pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan tahun 2020 dan SE Ketua KPU RI Nomor: 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 tanggal 10 Juli 2020 perihal Rapat Pleno dan Permintaan Data Pemilih Hasil Pemutakhiran Berkelanjutan tahun 2020. “Kami KPU Provinsi DKI Jakarta berkewajiban melakukan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan setiap tiga bulan sekali. Sementara teman-teman KPU Kabupaten/Kota diminta untuk melakukan update Daftar Pemilih Berkelanjutan setiap bulan dengan berkoordinasi dengan stakeholder” ujar Betty. “Ini adalah kegiatan post election pemilu 2019 dan pre election pilgub DKI Jakarta. Kita melakukan pembaharuan dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sesuai amanat UU 7. Pengalaman pemilu sebelumnya data kependudukan merupakan salahsatu hal penting untuk menjadikan daftar pemilih berkualitas baik untuk Pilkada maupun Pemilu legislatif.” pungkas Betty


Sementara itu Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta Partono yang memimpin rapat pleno ini mengatakan KPU Provinsi DKI Jakarta tetap bekerja walaupun tidak dalam tahapan Pemilu. Rapat Pleno terbuka ini merupakan salah satu upaya melakukan sosialisasi hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020. Daftar Pemilih Berkelanjutan tersebut merupakan rekap Daftar Pemilih Berkelanjutan dari KPU Kabupaten/Kota se DKI Jakarta yang berasal dari Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2020 ditambah dengan Potensial Pemilih Baru Triwulan II 2020 dan dikurangi Potensi Pemilih TMS triwulan II 2020. Potensial Pemilih Baru merupakan pemilih baru yang sebelumnya belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan triwulan I 2020, diantaranya penduduk berKTP Provinsi DKI Jakarta yang baru berusia 17 tahun, atau yang belum berusia 17 tahun tapi sudah menikah, Pensiunan TNI/Polri, dan penduduk pindahan daerah lain yang baru berKTP Jakarta. Sementara Potensi Pemilih TMS adalah pemilih yang sebelumnya terdaftar dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan triwulan I 2020 namun selama triwulan II 2020 menjadi TMS yang disebabkan oleh meninggal dunia, pindah domisili dan sudah tidak lagi ber KTP DKI Jakarta, terdaftar sebagai anggota TNI/Polri, dan orang yang dicabut hak pilihnya oleh pengadilan. “Semua data tersebut dimutakhirkan setiap bulan oleh KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta dan kami rekap dalam enam bulan sekali untuk diteruskan ke KPU RI” pungkas Partono.

File Lampiran :