Berita Terkini

Hari Kedua Konsolidasi Nasional, Peluncuran Maskot Pemilu Hingga Arahan Presiden RI

Memasuki hari kedua Konsolidasi Nasional KPU Ketua KPU RI Hasyim Asy'arI dalam laporan kegiatannya menyampaikan peserta yang hadir dalam konsolnas atau konsolidasi nasional ini berjumlah sekitar 6.341 orang terdiri atas para Anggota KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, jajaran Sekretariat KPU RI, Sekretariat KPU Provinsi, dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Lebih lanjut Hasyim menjelaskan sebagai lembaga layanan, KPU melayani dua pihak. Pertama, pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Lalu kedua, peserta pemilu, baik partai politik, peserta pemilu perseorangan, peserta pemilu DPD, pasangan calon presiden-wakil presiden, maupun pasangan gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil walikota dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Hadir memberikan arahan dalam acara ini yaitu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dalam arahannya mengatakan Pemilu 2024 diselenggarakan dalam kondisi ekonomi global yang penuh dengan kesuraman, kesulitan, ketidakpastian, di tengah kita bekerja keras untuk terus memulihkan ekonomi kita. Oleh sebab itu Presiden Jokowi berharap agar KPU dapat bekerja dengan efisien, memanfaatkan anggarannya dengan cermat dan efisien, serta mengatur skala-skala prioritas yang memang harus dijalankan.

Selain Presiden Jokowi  acara konsolidasi nasional KPU dihadiri pula oleh sejumlah pihak, di antaranya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito.

Pada kegiatan ini juga KPU memperkenalkan Maskot KPU untuk Pemilu Tahun 2024 “Sura” dan “Sulu” yang merupakan singkatan dari “suara rakyat” dan “suara pemilu”. Sura adalah burung jalak bali jantan yang mewakili pemilih laki-laki dan Sulu merupakan burung jalak bali betina yang mewakili pemilih perempuan. Mereka digambarkan dengan mimik tersenyum dan tengah memegang paku pencoblos serta mengacungkan jari kelingking bertinta ungu, yang menandakan mereka telah menggunakan hak suara.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 84 kali