Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Rencana Kerja Tahun 2026 bersama KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Daerah Khusus Jakarta pada Kamis (29/1).
Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Wahyu Dinata, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi program kerja KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sepanjang tahun 2026. Menurutnya, rapat koordinasi ini sangat penting untuk memastikan kesiapan KPU Kabupaten/Kota dalam menyusun dan melaksanakan rencana kerja masing-masing.
Wahyu juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, kegiatan pendidikan pemilih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain itu, Wahyu mengingatkan KPU Kabupaten/Kota untuk lebih kreatif dan proaktif dalam menjalin kerja sama dengan para pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan program kerja.
Terakhir Wahyu juga mengingatkan KPU Kabupaten/Kota agar menyelenggarakan rapat kerja untuk merumuskan dan mematangkan program-program yang akan dilaksanakan.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik, Nelvia Gustina, berharap agar pelaksanaan program kerja tahun 2026 dapat berjalan secara optimal. Nelvia juga mengingatkan jajaran KPU Kabupaten/Kota untuk segera menyusun rencana kerja yang selanjutnya dilaporkan kepada KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta guna dilakukan sinkronisasi dan dibahas bersama.
Selain itu, Nelvia menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja tahun 2025 sebelum menyusun rencana kerja 2026, guna mengetahui program yang perlu diperbaiki maupun dipertahankan.
Selanjutnya, Ketua Divisi Data dan Informasi, Fahmi Zikrillah, menyampaikan bahwa setiap rencana kerja KPU Kabupaten/Kota harus selaras dengan Rencana Strategis KPU yang telah ditetapkan. Fahmi juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kerja pada tahun 2026 harus dipersiapkan secara maksimal sebagai bagian dari persiapan memasuki tahapan Pemilu Tahun 2027.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Astri Megatari, mendorong KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan terobosan dan inovasi dalam rangka meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilu dan pemilihan mendatang. Astri menegaskan bahwa pencapaian target indeks partisipasi pemilih menjadi hal yang sangat penting.
Astri juga menambahkan bahwa pendidikan pemilih perlu dilakukan sejak dini, termasuk kepada para siswa-siswi tingkat SMP, mengingat pada Pemilu Tahun 2029 mereka akan menjadi pemilih pemula.
Terakhir, Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Muhammad Tarmizi, mengajak jajaran KPU Kabupaten/Kota agar dalam melakukan penyusunan program kerja dapat saling berkoordinasi dan memberikan kontribusi terbaik demi keberhasilan pelaksanaan tugas kelembagaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan program dan kegiatan Tahun 2026, memperkuat koordinasi antar satuan kerja serta mempersiapkan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU agar dapat berjalan secara efektif, efisien dan berkesinambungan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU se-Provinsi Daerah Khusus Jakarta, serta jajaran Sekretariat KPU se-Provinsi Daerah Khusus Jakarta.