Berita Terkini

KPU DKI Jakarta Menerima Audiensi Radio Republik Indonesia (RRI)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menerima audiensi Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta di ruang rapat kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Senin, (30/1).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi didampingi oleh Anggota KPU DKI Marlina, Pejabat Struktural, dan Pejabat Fungsional Ahli Madya Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta. 

Rombongan RRI yang dipimpin oleh Ida Evi Handayani menyampaikan maksud kedatangannya,  yakni Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia siap membantu KPU Provinsi DKI Jakarta dalam rangka sosialisasi dan publikasi pada  penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Dalam kesempatan ini, Ketua KPU DKI Jakarta  Sunardi menyampaikan bahwa tahapan yang sedang berlangsung saat ini adalah proses verifikasi perbaikan syarat dukungan pemilih oleh Bakal Calon Anggota DPD DKI Jakarta. 

"Saat ini tahapan yang sedang berlangsung adalah memproses terkait dengan peserta perseorangan, itu dimulai sejak akhir Desember dan sekarang masih proses verifikasi perbaikan," ujar Sunardi.

Anggota KPU DKI Marlina menambahkan bahwa sosialisasi yang merata penting guna menghindari hoax timbul di masyarakat, maka dari itu semua tahapan Pemilu 2024 harus bisa disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

" Kami menyadari bahwa sosialisasi tidak bisa dilakukan sendiri, karena itu kami butuh stakeholders untuk membantu semua tahapan ini bisa sampai kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami harap dengan adanya sosialisasi yang merata, masyarakat bisa menghindari hoax. Jangan sampai sosialisasi kurang, masyarakat akhirnya menerima info yang tidak imbang," jelas Marlina. 

Hadir mewakili RRI Jakarta yaitu Kepala Stasiun RRI Jakarta Ida Evi Handayani, Kepala Bidang Pemberitaan RRI Jakarta Muhadjar, Kepala Bidang Penyiaran RRI Jakarta Istiqomah, Pengembagan Usaha RRI Jakarta Aden M. Barlian serta tim pemberitaan RRI Jakarta.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 93 kali