Berita Terkini

KPU Provinsi DKI Jakarta Susun Jadwal dan Materi Sosialisasi dalam Pemilu 2024

Bertempat di Sunlake Hotel, Jakarta Utara pada Selasa, 6 September 2022, KPU Provinsi DKI Jakarta mengadakan rapat koordinasi untuk menyusun jadwal dan materi sosialisasi dalam Pemilu 2024.

Kegiatan diikuti oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu (Divisi Teknis) dan Divisi Data dan Informasi dari  KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta dan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi yang didampingi oleh Anggota yang lain yaitu Muhaimin, Muhammad Tarmizi, Partono, Deti Kurniawati dan Marlina,  serta Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir.

Selain itu dalam rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU RI, August Mellaz yang juga memberikan arahan kepada para peserta rapat koordinasi.

Sebelum menyimak paparan yang disampaikan oleh Anggota KPU RI August Mellaz, terlebih dahulu rapat koordinasi dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi yang mengatakan bahwa penting bagi KPU Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan terobosan dalam melakukan sosialisasi, karena suksesnya pelaksanaan pemilu dapat dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, dan sosialisasi ini dilakukan oleh Divisi Sosdiklih dan Parmas sebagai ujung tombak penyebaran informasi.

“Pada akhirnya tingkat partisipasi masyarakat dapat lebih meningkat, dengan adanya sosialisasi yang massive yang kita lakukan.” kata Sunardi

Lebih jauh Sunardi menekankan agar Divisi Sosdiklih dan Parmas bisa menggunakan berbagai media yang ada untuk terus melakukan sosialisasi secara massif, serta tepat sasaran dalam membidik segmen pemilih dengan membuat modul, jadwal dan materi yang sesuai dengan segmentasinya.

Sementara August Mellaz, Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU RI dalam arahannya mengatakan bahwa memang sosialisasi dan pendidikan pemilih tidak masuk dalam tahapan Pemilu, tapi setiap tahapan Pemilu membutuhkan sosialisasi, untuk itu perlu dibuatkan tata cara, modul dan infrastruktur dalam sosialisasi. Untuk itu August Mellaz mengapresiasi KPU DKI Jakarta yang telah membuat kegiatan rakor ini untuk menyusun strategi dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024 nanti.

Senada dengan Sunardi, August Mellaz juga mengharapkan agar Divisi Sosdiklih dan Parmas untuk mengoptimalkan keberadaan media-media sosial yang ada, karena hampir semua lapisan masyarakat saat ini menggunakan media sosial untuk berkomunikasi. Media sosial efektif digunakan untuk memperoleh informasi maupun memberi informasi kepada orang lain. Informasi ini dapat sebagai meminta bantuan, membantu pencarian dan juga dapat menambah wawasan..

“Kelompok muda (pemilih pemula) berbeda dengan kelompok-kelompok yang telah memiliki hak pilih sebelumnya, sehingga memerlukan penyiapan infrastruktur dalam menyosialisasikan program-program dan tahapan agar lebih meningkatkan pemahaman tentang pemilu kepada mereka.” tutur Mellaz.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 94 kali