Berita Terkini

Memastikan Penyelenggara Pemilu Profesional dan Memiliki Pengetahuan Terkait Kepemiluan, Para PNS KPU se-Provinsi DKI Jakarta Dibekali Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu

Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemamuan dalam menyelenggarakan Pemilu, para Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta dibekali dengan pengetahuan dasar kepemiluan melalui Pelatihan Dasar Tata Kelola Pemilu.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama sehari penuh pada Selasa, 7 Juni 2022 di Orchard Hotel, Kemayoran, Jakarta dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidang kepemiluan. Hadir menyajikan materi dalam kegiatan ini adalah Moh. Nurhasyim dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menyampaikan secara lengkap materi yang diawali dengan pengantar Dasar-Dasar Pemilu dan Demokrasi, dan dilajutkan dengan materi tentang Kesekretariatan Penyelenggara Pemilu Independen. Materi selanjutnya disampaikan oleh Sigit Joyo dari Biro Hukum KPU RI yang menampaikan materi tentang Pembelajaran Pengalaman dan Studi Kasus, baik Sengketa Proses Pemilu dan Pilkada, serta PHPU dan Pelanggaran dalam Pemilu.

Kegiatan pelatihan ini sendiri dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta dan juga dihadiri oleh salah satu Komisioner KPU RI Idham Holik dan beberapa anggota KPU Provinsi DKI Jakarta lain. Dalam sambutannya Sunardi Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta mengharapkan pelatihan dasar tata kelola pemilu ini dapat menumbuhkan semangat dan profesionalitas sebagai penyelenggara pemilu, karena personal Sekretariat dibekali dengan permasalahan dan tata kelola pemilu yang selama ini seakan-akan hanya wajib dikuasai oleh para Komisioner.

“Karenanya jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang baik ini untuk ikut memahami tata kelola Pemilu.” pinta Sunardi.

Sementara Idham Holik dalam arahannya menyambut baik pelatihan ini. Menurutnya pelatihan ini mempunyai nilai yang sangat strategis. Oleh karenanya seluruh peserta agar bersungguh-sungguh mengikutinya sehingga menghantarkan Pemilu 2024 nanti menjadi Pemilu yang berintegritas.

“Untuk itu perlu ditingkatkan KSA-nya, yakni Knowledge, Skill dan Attitude dari tiap personel di Sekretariat KPU dari tingkat pusat sampai di daerah." tegas Idham Holik.

Pelaksanaan pelatihan dasar tata kelola pemilu ini sendiri juga dipantau oleh KPU RI di Kesekretariatan Jenderal KPU RI melalui media zoom meeting. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Bernad Dermawan Sutrisno dalam sambutan yang ditayangkan mengharapkan agar peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan bertanggung jawab. Bahkan dia juga mengancam jika ada peserta yang tidak memahami secara baik akan dikenakan tindakan khusus.

“Tata kelola dalam penyelenggaraan pemilihan umum merupakan hal fundamental dalam rangka mewujudkan demokrasi electoral yang berintegritas karena menyangkut kelembagaan pemilu sebagai aspek utama, selain aspek yang lainnya, seperti sistem pemilu dan proses pemilu, manajemen pemilu serta sistem penegakan pemilu.” jelas Bernard.

Bernad menambahkan bahwa tradisi displin sangat baik untuk menyongsong pemilu nanti, sehingga menjadi pemilu yang berintegritas.

“Kita berwibawa jika berintegritas” tambah Bernad.

Pada bagian akhir kegiatan pelatihan ini dilakukan pos test yang diikuti oleh peserta pelatihan. Dalam pos test terdapat 50 pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta dalam waktu 90 menit. Sebelum acara pelatihan ditutup oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, seluruh peserta mengucapkan Pakta Integritas PNS KPU Provinsi DKI Jakarta untuk sukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilukada 2024.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 402 kali