Tingkatkan Kapasitas Jurnalistik, KPU DKI Gelar Workshop Pengelolaan Media Publikasi dan Sosialisasi
Tingkatkan Kapasitas Jurnalistik, KPU DKI Gelar Workshop Pengelolaan Media Publikasi dan Sosialisasi
Sebagai upaya dalam menyebarluaskan informasi Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 yang optimal, KPU Provinsi menggelar pelatihan jurnalistik bagi jajaran sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta
Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan di era digital saat ini peran media sosial sangat membantu dalam penyebarluasan informasi. Oleh karenanya, pelatihan ini bertujuan agar KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat secara keseluruhan.
“Kehumasan dituntut aktif dan inovatif dalam pengelolaan media sosial, baik itu di instagram, twitter, youtube, dan facebook. Selain itu juga, KPU dituntut untuk aktif melakukan penyebaran informasi Pemilu dan Pilkada” tegas Wahyu.
Astri Megatari yang menggawangi sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Parmas berharap setelah kegiatan ini agar masing-masing satker dapat terus mengembangkan ide dan inovasi dalam penyampaian informasi kepemiluan di media sosial masing-masing.
Dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Reni Rinjani, Eddy Supangat, Gustav Aulia, dan Samuel Yoni. Keempatnya memberikan pandangan terhadap pengelolaan media sosial diantaranya desiminasi informasi pemilu, penyusunan infografis, pembuatan berita dan siaran pers, serta teknis pengambilan gambar dan editing video singkat.
Kepala Bagian Humas dan Informasi Publik KPU RI Reni Rinjani mengatakan bahwa peliputan pemilu sebagai bagian dari syiar kepemiluan. Media adalah pilar dalam pemberitaan tentang pemilu
Sementara menurut Eddy Supangat diperlukan strategi agar ‘pesan penting’ dalam sebuah konten dapat dipahami dengan cepat oleh pembacanya.
Selain itu, terhadap pembuatan berita dan siaran pers Gustav Aulia berpendapat bahwa tiga kaidah bahasa indonesia jurnalistik yaitu akurat dan mudah dipahami, singkat dan padat serta menarik.
Pada sesi terakhir Samuel Yoni mengajak peserta untuk langsung membuat konten dengan pengambilan gambar dan editing video singkat.