Berita Terkini

KPU DKI Gelar Rapat Strategis Jelang Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

  Jakarta-Dalam rangka memaksimalkan pendistribusian logistik Pemilu 2024, KPU Provinsi DKI Jakarta melakukan rapat koordinasi dengan KPU Kota/Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 29-31 Oktober 2024 di Bogor, Jawa Barat. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta mengingatkan bahwa waktu saat ini sudah semakin dekat dengan pelaksanaan Pemilu, oleh karenanya perlu memaksimalkan waktu yang ada khususnya untuk pelaksanaan distribusi logistik sehingga bisa tepat waktu dan tepat sasaran, tidak ada kesalahan dalam pendistribusian logistik, terutama untuk wilayah yang dapilnya lebih dari satu. "Ini sangat penting diperhatikan jangan sampai terjadi kesalahan atau tertukar dalam distribusi logistik ini, seperti logistik dapil 4 terkirim ke dapil 5 yang sama-sama di wilayah Jakarta Timur" papar Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Divisi Logistik yang disampaikan oleh Nelvia Gustina, yang dilanjutkan dengan pemaparan tentang persiapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina menyampaikan bahwa meskipun sedang menjalani tahapan Pemilu, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta juga harus berkonsentrasi untuk pemilihan daerah.  "Kita harus bersiap-siap khususnya di Divisi Perencanaan dan Logistik terkait dengan NPHD" kata Nelvia.  Tak lupa, Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir mengingatkan kepada seluruh satker KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta untuk anggaran Pilgub kedepan harus dikelola secara baik dan benar sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Kegiatan rakor ini diikuti oleh Ketua KPU dan Ketua Divisi Perencanaan dan logistik serta Sekretaris KPU Kota dan Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta. Rapat koordinasi ini diikuti oleh Pimpinan KPU Provinsi DKI Jakarta yakni Ketua Wahyu Dinata dan Anggota Astri Megatari, Nelvia Gustina, Fahmi Dzikrillah, Dody Wijaya, dan Muhammad Tarmizi serta Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir.

Jelang Cetak Surat Suara, KPU DKI Hadiri Rakor KPU RI Bahas Finalisasi Verifikasi Data Calon

Jakarta- Tahapan Pemilu Serentak 2024 terus bergulir, dalam waktu dekat Komisi Pemilihan Umum akan mencetak surat suara pemilihan anggota legislatif Pemilu 2024. Oleh karena itu, desain surat suara pemilihan anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota terus difinalisasikan.  Menjelang penetapan daftar calon tetap (DCT) pada 3 November mendatang, KPU secara bertahap mengadakan rapat koordinasi finalisasi pengisian dan verifikasi data calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Surat Suara dan Perlengkapan Pemungutan Suara lainnya Pemilihan Umum Tahun 2024 yang berlangsung sejak 30 Oktober hingga 1 November 2023 di Jakarta. Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari bersama Anggota KPU RI Idham Holik dan Betty Epsilon Idroos dalam pembukanya menegaskan semua jajarannya harus betul-betul dapat memahami terkait time limit atau batasan durasi waktu. Oleh karena itu harus cermat terkait desain, nama, nomor, dapil termasuk menghitungnya. Hasyim pun meminta semua untuk selalu kompak antar anggota dan kesekretariatan bersama-sama merumuskan beban kerja. Selain itu, Anggota KPU Idham Holik pun berharap bahwa peserta dapat mencermati dengan fokus dan yakin bahwa proses pencermatan dapat berjalan dengan lancar. Perlu diketahui, KPU Provinsi DKI Jakarta sendiri melakukan pencermatan terhadap 10 daerah pemilihan untuk DPRD Provinsi serta 25 Calon Anggota DPD . Mewakili DKI Jakarta yakni Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata didampingi Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Provinsi DKI Jakarta Dody Wijaya serta Operator Silon KPU Provinsi DKI Jakarta.

Dialog Pengamanan Pemilu 2024 di DKI Jakarta

Jakarta-Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Astri Megatari menjadi narasumber dalam acara PrimeTime News Metro TV pada Kamis,(26/10). Dalam acara itu, Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Astri Megatari mengatakan bahwa DKI Jakarta merupakan wilayah dengan indeks kerawanan tinggi di indonesia, salah satu faktor yaitu adanya pemungutan suara ulang (PSU). Hal itu disebabkan oleh minimnya literasi pemilih terkait dengan Pindah Memilih atau DPTb.  "Jadi pada Pemilu 2019 lalu ada miss komunikasi dimana bahwa selama mempunyai KTP bisa nyobolos dimana aja, padahal bukan seperti itu" kata Astri.  Terkait hal itu, Astri menjelaskan bahwa bahwa bagi mereka yang tidak bisa menyoblos pada hari pemungutan suara ditempat mereka terdaftar di DPT karena keadaan tertentu, KPU memberikan fasilitas untuk segera daftarkan diri mereka sebagai Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) agar mendapatkan form pindah memilih terlebih dahulu.  Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini KPU DKI terus menekan angka Pemungutan Suara Ulang (PSU) dengan cara meningkatkan kapasitas badan adhoc agar mereka memahami secara utuh syarat apa saja sebagai pemilih yang boleh nyoblos di TPS tersebut. "Kami juga terus mensosialisasikan kepemiluan seperti disekolah, dikampus, kelompok disabilitas, kelompok perempuan dan sebagainya supaya mereka menjadi pemilih yang cerdas" ujarnya.  Dalam menghadapi era digitalisasi, Astri berharap masyarkat bisa lebih cerdas menyaring informasi dari sumber yang terpercaya guna terhindarnya hoax atau berita bohong. "Jangan sampai pemilu ini menjadi perpecahan, justru mari kita jadikan pemilu 2024 ini menjadi sarana integrasi bangsa" tambahnya.

KPU DKI Mulai Terima Logistik Pemilu Tahap I

Jakarta-Pelaksanaan Pemilu yang semakin dekat, KPU mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 di Provinsi DKI Jakarta. Kali ini distribusi logistik Pemilu 2024 tahap pertama sudah mulai berjalan  di Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina mengatakan bahwa kedatangan logistik tahap pertama telah dimulai pada tanggal 28 Oktober di gudang KPU Jakarta Timur yaitu kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur dan Gudang KPU Kepulauan Seribu di Gedung Mitra Praja. "Distribusi logistik sudah mulai berjalan di DKI Jakarta, tidak ada hambatan dalam proses pendistribusian ini karena jarak relatif dekat dengan lokasi penyedia logistik di Tanjung Priok dan Tangerang " ujar Nelvia.  Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos yang hadir langsung dalam pendistribusian ini mengatakan bahwa Jakarta Timur memiliki daftar pemilih tetap terbanyak di wilayah Provinsi DKI Jakarta, untuk itu perlu adanya perhatian khusus saat pendistribusian logistik ini. Adapun logistik Pemilu 2024 tahap pertama yang baru saja distribusikan di Jakarta Timur ini sebanyak 6.185 buah kotak suara, 1.640 buah bilik suara, dan 185.200 buah segel plastik yang diterima KPU Jakarta Timur. Sementara di Kepulaun Seribu, logistik Pemilu yang terima berupa 352 buah bilik suara dan 356 buah kotak suara.  Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina, Fahmi Zikrillah dan Irwan Supriadi Rambe bersama jajaran Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta.

Jelang Kampanye, KPU DKI Jakarta Ajak Mahasiswa Cermati Ide dan Gagasan Para Kandidat

 Jakarta - Kurang dari satu bulan, pemilu akan memasuki tahapan kampanye. Masa kampanye dimulai dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Astri Megatari berpesan kepada para mahasiswa agar mencermati ide dan gagasan para kandidat saat masa kampanye nanti. "Dalam menentukan pilihan, pastikan teman-teman mencermati apa saja ide, gagasan, rencana serta program kerja para kandidat," ujarnya saat menghadiri Seminar Legislatif  2023 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri  Jakarta pada Sabtu, (28/10). Astri berpesan agar para mahasiswa fokus pada visi dan misi para peserta pemilu agar tidak mudah terpengaruh oleh hoax, ujaran kebencian, politisasi SARA dan politisasi identitas.  "Waspadai politik uang, serangan fajar dan sejenisnya. Hal ini dapat membuat demokrasi menjadi tidak sehat," tambah Astri.  Hadir juga sebagai narasumber, anggota Bawaslu DKI Jakarta Quin Pegagan. Seminar yang mengangkat tema Peran Mahasiswa sebagai Agen of Change dalam Menegakkan Demokrasi di Kampus dan Negara ini diikuti oleh lebih dari 700 peserta luring dan daring.

Sosialisasi Pola Pengamanan Objek Vital pada Lembaga Negara dan Perwakilan Asing di wilayah Hukum Polda Metro Jaya

Jakarta-Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menjadi narasumber dalam acara Diplomatic Meeting dalam rangka Sosialisasi Pola Pengamanan Objek Vital pada Lembaga Negara dan Perwakilan Asing di wilayah Hukum Polda Metro Jaya guna terciptanya Pemilu 2024 yang aman dan kondusif di Jakarta pada Kamis,(26/10). Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa Pemilu paling kompleks di dunia hanya ada di lndonesia, sebab pada hari yang sama, Pemilu di Indonesia menjalankan lima pemilihan bersamaan yaitu Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.  Karena itu, koordinasi yang intensif antara penyelenggara Pemilu dengan Polda Metro Jaya itu penting dilakukan guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.