Berita Terkini

Pastikan Kesiapan Logistik Aman, KPU DKI Tinjau Produksi Sampul Kertas Biasa Pemilu 2024

Jakarta-Menghadapi Pemilu Tahun 2024, KPU Provinsi DKI Jakarta terus memastikan kesiapan logistik pemilu untuk wilayah DKI Jakarta. Kali ini, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata didampingi Anggota Nelvia Gustina, Muhammad Tarmizi dan Fahmi Zikrillah serta jajaran Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta melakukan peninjauan langsung produksi Kertas Sampul Biasa untuk Pemilu tahun 2024 di workshop PT. SOLO MURNI, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Sabtu, (2/12). "Kami ingin memastikan bahwa apa yang diproduksi ini sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk pemilu 2024" kata Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina. Adapun Kertas Sampul Biasa yang dibutuhkan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta untuk Pemilu Serentak 2024 mendatang sebanyak 523.272 Pcs. "Yang dicetak seperti formulir C. Hasil di TPS, Surat Suara Tidak Sah, Surat Suara Rusak/Keliru Coblos dan lain sebagainya" Tambahnya.  Kertas Sampul Biasa ini berbahan kertas samson/kraf 125 gram per meter persegi dan memiliki bentuk kantong 4 persegi panjang dengan ukuran 35cm x 27cm berwarna cokelat. Turut hadir perwakilan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

Pastikan Warga Binaan Mempunyai Hak Pilih, KPU DKI Jakarta Audiensi dengan Kakanwil DKI Jakarta

Jakarta-Dalam rangka memastikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta melakukan audiensi bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta di ruang rapat Kakanwil DKI Jakarta pada Jumat,(24/11). Audiensi dilaksanakan dalam rangka pemenuhan hak pilih warga binaan yang akan digunakannya pada saat Pemilihan Umum berlangsung. Dalam kesempatan itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan maksud dan tujuannya selain dari sinergi dan silaturahmi dengan instansi vertical, ia mengatakan kunjungannya ini dilaksanakan dalam rangka berkoordinasi dan membuka komunikasi untuk persiapan pelaksanaan Pemilu yang akan digelar di tahun 2024. “Dukungan dari Kemenkumham sangat diperlukan karena WBP dan tahanan dapat berpindah-pindah tempat. Untuk itu pemutakhiran data pemilih menjelang Pemilu diharapkan dapat memberikan data terkini dan akurat” kata Fahmi. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun menyambut baik kunjungan dari KPU Provinsi DKI Jakarta beserta jajarannya dan menyampaikan bahwa sinergitas dan komunikasi menjadi sangat penting guna memastikan segala hal mengenai teknis pelaksanaan Pemilu berjalan baik dan lancar.  “Menjadi pemilih dalam Pemilu merupakan hak seluruh warga negara Indonesia termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas dan tahanan di Rutan” ujar Ibnu Chuldun. Kakanwil memastikan yakni pada Pemilu 2024 nanti seluruh warga binaan pemasyarakatan dapat menyampaikan hak pilihnya dalam pesta demokrasi sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku. “Kami Kemenkumham berkomitmen siap berkolaborasi dengan KPU guna menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas” tambah Kakanwil Kemenkumhamn DKI Jakarta.

KPU Siap Membuka Rekrutmen KPPS

Jakartq-Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan KPU Provinsi DKI Jakarta Muhammad Tarmizi hadir dalam rapat koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Umum Tahun 2024 di Jakarta pada Selasa,(28/11).  Dalam rakor yang dihadiri langsung oleh Ketua KPU Republik Indonesia Hasyim Asy'ari didampingi Anggota KPU Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, dan Betty Epsilon Idroos bersama Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno ini, Hasyim menekankan agar satker KPU berhati-hati dalam melakukan pembentukan KPPS, belajar dari pengalaman Pemilu 2019. Menurut Hasyim, pentingnya mencari KPPS yang sehat secara normal, memiliki mata yang tajam dan suara lantang, serta memiliki kemampuan menulis, membaca, dan menghitung yang baik. Hasyim pun menjelaskan bahwa KPPS yang direkrut semuanya akan mendapatkan pelatihan yang sama. Hasyim yakin dengan pelatihan itu, KPPS mendapatkan pengetahuan dan kemampuan yang sama, sehingga pemungutan dan penghitungan suara di TPS dapat terjaga kualitas dan integritasnya. Turut hadir, Plt. Deputi Bidang Administrasi Suryadi, Kepala Biro SDM Yuli Hertaty, Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota serta Kabag/Kasubbag SDM KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota se-Indonesia.

Bahas Pemilu KPU DKI Gelar Rapat Bersama Komisi A DPRD DKI

Jakarta-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta lakukan pertemuan dengan Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta pada Selasa,(28/11). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono didampingi Wakil Ketua Inggard Joshua dan Sekretaris Achmad Yani.  Dalam kesempatan ini, KPU Provinsi DKI Jakarta menyampaikan tantangan dalam Pemilu 2024 yaitu kurangnya tempat rekapitulasi dan gudang logistik, memastikan kesehatan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, dan pemetaan tempat pemungutan suara rawan banjir. Berbagai tantangan ini tengah dicari solusinya demi kelancaran Pemilu 2024. ”Mudah-mudahan ada lokasi alternatif lain atau difasilitasi untuk sewa tempat rekapitulasi dan gudang logistik,” kata Wahyu. Selain itu, KPU DKI Jakarta masih harus memastikan kesehatan KPPS. Dalam satu TPS terdapat tujuh petugas. Artinya, terdapat 215.362 petugas yang harus dicek kesehatannya. Wahyu juga mengatakan, masalah surat keterangan sehat untuk KPPS itu tengah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan. ”Kami juga sedang memetakan TPS rawan banjir. Akan dikomunikasikan dengan BPBD DKI Jakarta untuk antisipasi,” ujar Wahyu. DPRD DKI Jakarta akan menindaklanjuti persoalan yang dihadapi KPU Provinsi Jakarta. Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono memastikan bakal mengumpulkan organisasi perangkat daerah terkait. Paling tidak bisa ditentukan lokasi tempat rekapitulasi dan gudang logistik sebelum 10 Desember 2023.  ”Tempat rekapitulasi suara sangat penting. Harus benar-benar ada solusinya,” kata Mujiyono. Kedepan, Komisi A DPRD DKI Jakarta akan mengundang Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Bakesbangpol DKI Jakarta, Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta, dan lainnya. ”Kami akan panggil Dinas Kesehatan juga untuk bahas penyediaan pemeriksaan kesehatan bagi KPPS,” ujar Mujiyono.

KPU Gelar Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS

Jakarta-Jelang Pemilu Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Umum Tahun 2024 di Jakarta pada Senin,(27/11).  Kali ini, KPU Provinsi DKI Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggara rapat. Tradisi penyambutan diawali dengan pengalungan syal sebagai tanda ucapan selamat datang yang dilakukan oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata kepada Anggota KPU  Parsadaan Harahap, Anggota KPU DKI Astri Megatari kepada Anggota KPU Yulianto Sudrajat, Anggota KPU DKI Nelvia Gustina kepada Anggota KPU Afifudin, Anggota KPU DKI M. Tarmizi kepada Anggota KPU Auguzt Mellaz dan Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir kepada Plt. Deputi Bidang Administrasi Suryadi. Membuka sekaligus sambutan, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat menyampaikan pembentukan KPPS sudah tinggal hitungan hari, yakni pada 11 Desember 2023. Penting untuk menginventarisasi seluruh permasalahan yang kemudian menerjemahkannya menjadi regulasi tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, memastikan seluruh jajaran KPPS nanti dalam proses rekrutment yang benar dan memenuhi syarat.  "Proses rekrutmen KPPS nanti akan memanfaatkan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (Siakba)" kata Drajat. Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa anggota KPPS merupakan ujung tombak keberhasilan Pemilu berkualitas dan berintegritas serta mampu menjaga netralitas sebagai penyelenggara Pemilu.  "Dengan jumlah badan adhoc yang besar maka dibutuhkan strategi khusus untuk menjamin terlaksananya tugas dan fungsi masing-masing tingkatan badan adhoc" kata Wahyu.

Kirab Pemilu: Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Kepada Masyarakat

Jakarta -Menuju Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat melalui Kirab Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada Minggu (26/10/2023). Arak-arakan mobil Kirab Pemilu membawa 18 bendera Partai Politik Peserta Pemilu 2024 yang ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata bersama Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir. "Mendekati hari pemungutan suara, KPU Provinsi DKI Jakarta bersiap untuk menyosialisasikan agar  masyarakat paham dan aware terhadap Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang" kata Wahyu. KPU Provinsi DKI Jakarta melepas 7 mobil kirab untuk bekeliling sekitar DKI Jakarta dengan mengunjungi KPU Kota Jakarta Barat, KPU Kota Jakarta Selatan, KPU Kota  Jakarta Timur,  KPU Jakarta Kota Utara, KPU Kabupaten Kepulauan  Seribu dan KPU Kota Jakarta Pusat, setelah menerima dari 7 jalur kirab yang telah berkeliling se- Indonesia.

🔊 Putar Suara