Berita Terkini

KPU Gelar Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS

Jakarta-Jelang Pemilu Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Umum Tahun 2024 di Jakarta pada Senin,(27/11).  Kali ini, KPU Provinsi DKI Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggara rapat. Tradisi penyambutan diawali dengan pengalungan syal sebagai tanda ucapan selamat datang yang dilakukan oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata kepada Anggota KPU  Parsadaan Harahap, Anggota KPU DKI Astri Megatari kepada Anggota KPU Yulianto Sudrajat, Anggota KPU DKI Nelvia Gustina kepada Anggota KPU Afifudin, Anggota KPU DKI M. Tarmizi kepada Anggota KPU Auguzt Mellaz dan Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir kepada Plt. Deputi Bidang Administrasi Suryadi. Membuka sekaligus sambutan, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat menyampaikan pembentukan KPPS sudah tinggal hitungan hari, yakni pada 11 Desember 2023. Penting untuk menginventarisasi seluruh permasalahan yang kemudian menerjemahkannya menjadi regulasi tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, memastikan seluruh jajaran KPPS nanti dalam proses rekrutment yang benar dan memenuhi syarat.  "Proses rekrutmen KPPS nanti akan memanfaatkan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (Siakba)" kata Drajat. Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa anggota KPPS merupakan ujung tombak keberhasilan Pemilu berkualitas dan berintegritas serta mampu menjaga netralitas sebagai penyelenggara Pemilu.  "Dengan jumlah badan adhoc yang besar maka dibutuhkan strategi khusus untuk menjamin terlaksananya tugas dan fungsi masing-masing tingkatan badan adhoc" kata Wahyu.

Kirab Pemilu: Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Kepada Masyarakat

Jakarta -Menuju Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat melalui Kirab Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada Minggu (26/10/2023). Arak-arakan mobil Kirab Pemilu membawa 18 bendera Partai Politik Peserta Pemilu 2024 yang ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata bersama Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir. "Mendekati hari pemungutan suara, KPU Provinsi DKI Jakarta bersiap untuk menyosialisasikan agar  masyarakat paham dan aware terhadap Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang" kata Wahyu. KPU Provinsi DKI Jakarta melepas 7 mobil kirab untuk bekeliling sekitar DKI Jakarta dengan mengunjungi KPU Kota Jakarta Barat, KPU Kota Jakarta Selatan, KPU Kota  Jakarta Timur,  KPU Jakarta Kota Utara, KPU Kabupaten Kepulauan  Seribu dan KPU Kota Jakarta Pusat, setelah menerima dari 7 jalur kirab yang telah berkeliling se- Indonesia.

KPU DKI Buka Layanan Pindah Memilih di Car Free Day

Jakarta-Dalam rangka memastikan warga negara Indonesia terpenuhi hak pilihnya, KPU Provinsi DKI Jakarta menggelar KPU Goes to Car Free Day pada Minggu, 26 November 2023. Kegiatan yang di buka dengan jalan sehat dan senam bersama ini adalah salah satu bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk menyongsong Pemilu Serentak 14 Februari mendatang. "Kita akan menjemput bola di tempat-tempat keramaian untuk memastikan masyarakat ngeh bahwa besok, 14 Februari kita harus menggunakan hak pilih," kata Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata. Pada hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) ini, KPU Provinsi DKI Jakarta menyediakan layanan pindah memilih bagi pemilih yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di tempat pemungutan suara (TPS) yang karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di lokasi terdaftar. “Jadi masyarakat Jakarta yang ingin pindah milih nggak perlu ke kelurahan/kecamatan, bisa kami layani di acara CFD," ujar Astri Megatari  Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta. KPU Provinsi DKI Jakarta akan mengoptimalkan Booth  Layanan Pindah Memilih setiap pekan saat CFD.

KPU DKI Menerima Tujuh Jalur Kirab Pemilu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menerima estafet Kirab Pemilu Tahun 2024 dari KPU Kota Tangerang Selatan, KPU Kota Depok, KPU Kabupaten Tasikmalaya, KPU Kabupaten Purwakarta, KPU Kabupaten Indramayu, KPU Kabupaten Cilacap dan KPU Kota Bekasi di halaman kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Sabtu,(25/11). Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI Eberta Kawima dan Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Cahyo Ariawan ini dimulai dengan menampilkan tradisi tradisional Suku Betawi yaitu Atraksi Palang Pintu sebagai ucapan selamat datang kepada tamu undangan yang hadir pada acara tersebut. "Perjalanan Kirab Pemilu Tahun 2024 secara esafet  dimulai dari 7 (tujuh) lokasi peluncuran kirab yaitu Provinsi Aceh, Kota Batam Provinsi Kepulauan Ria, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Papua menuju Jakarta" ungkapnya. Selain itu, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata dalam sambutannya mengucapkan syukur dan selamat datang kepada rombongan Kirab Pemilu yang hadir  "Kirab Pemilu memiliki makna mendalam dalam rangka menjalin silaturrahimi serta bertujuan untuk  menyatukan visi dan cita-cita bersama yakni Pemilu Serentak Tahun 2024" tegasnya. KPU Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan Kirab Pemilu di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan selanjutnya mengakhiri perjalanan di KPU RI  pada  27 November mendatang. Kegiatan Kirab Pemilu di KPU Provinsi DKI Jakarta ditandai dengan  prosesi serah terima bendera Kirab dan penandatangan Berita Acara Serah Terima Bendera Kirab oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata dan Anggota Muhammad Tarmizi, Nelvia Gustina serta Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir.  Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI Eberta Kawima menyampaikan bahwa perjalanan Kirab Pemilu dimulai sejak 14 Februari 2023 atau satu tahun menuju hari pemungutan suara 14 Februari mendatang.

Sosialisasikan Kampanye Di Media, KPU DKI Gelar Coffe Morning Bersama Awak Media

Jakarta-Dalam rangka mensosialisasikan Tahapan Pemilu Tahun 2024 khususnya terkait dengan Tahapan Kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menggelar Coffe Morning bersama awak media dikantor KPU DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Jumat,(24/11). Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan kegiatan ini penting dilakukan dalam rangka membangun silahturahmi dengan media terutama terkait dengan update isu terkini. "Peran serta media penting dalam membangun kondusifitas dimasyarakat, khususnya untuk menyampaikan informasi yang benar guna mengantisipasi beredarnya hoax di tengah hangatnya menjelang pemilu 2024" kata Wahyu. Pada kesempatan yang sama, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Astri Megatari menyampaikan bahwa selama masa kampanye, sosialisasi calon dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, media sosial dan pengiklanan, rapat umum, hingga debat.  "KPU DKI Jakarta bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI telah memetakan lokasi yang dilarang dijadikan sebagai tempat pemasangan alat peraga kampanye" kata Astri. Adapun alat peraga yang dimaksud antara lain yaitu papan public/jakarta/reklame, spanduk, dan baliho.  Dirinya juga mengingatkan bahwa alat peraga kampanye dilarang dipasang di tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung milik pemerintah, fasilitas tertentu milik pemerintah dan fasilitas lainnya yang dapat menggangu ketertiban umum. "Dari keenam tempat tersebut termasuk halaman, pagar, dan/atau tembok" kata Astri.  Sebagai informasi, seluruh peserta Pemilu 2024 dapat memulai kampanye pada 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

Cegah Pelanggaran Hukum, KPU DKI dan Kejati DKI Gelar Kegiatan Penerangan Hukum Pemilu

Jakarta-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menggelar kegiatan penerangan hukum yang bertema "Peran Bidang Intelijen Kejaksaan Dalam Pemilu Presiden, DPRD, DPD dan Kepala Daerah" di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Kamis,(23/11). Dalam sambutan pembukanya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dilakukan karena ini merupakan bentuk upaya kolaborasi yang strategis antara KPU dan Kejati dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2024 mendatang.  "Sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Pemilu, agar seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta dapat bekerjasama dengan kejaksaan di wilayah masing-masing" kata Wahyu Pada kesempatan itu, Kepala Seksi A pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Aryo Wahyu Hapsoro mengatakan bahwa langkah strategis Kejaksaan Tinggi dalam menyukseskan Pemilu adalah memberikan pertimbangan hukum dalam penerbitan regulasi, pendampingan hukum dalam pengadaan logistik Pemilu dan sebagai pengacara negara untuk mewakili pemerintah dalam gugatan atau sengketa hasil tahapan Pemilu.  "Selain melakukan penyelidikan kita juga mempunyai tugas untuk mendukung situasi ideologi politik, sehingga bidang intelijen kejaksaan akan mendukung KPU dalam menyukseskan penyelenggaran pemilu mendatang" kata Aryo.  Selain itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Lainnya Rolando Ritonga mengatakan bahwa saat ini Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung telah membentuk Gakkumdu untuk menyamakan pemahaman pada penanganan perkara tindak pidana pemilu. "Gakkumdu ini merupakan ejawantah (Wujud) dari penegakan hukum yang sederhana, cepat dan ringan. Karena itu proses penyidikannya pun cepat yaitu 7 hari dan sidangnya juga 7 hari" kata Ronaldo.  Hal itu dilakukan agar dalam penanganan tindak pidana pemilu berjalan dengan adil, transparan, dan jauh dari penyimpangan.