Berita Terkini

Rapat Pleno Penetapan Hasil Penelitian Administrasi Calon Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta

Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta Periode 2023-2028 yang terdiri dari R. Siti Zuhro (Ketua), Aminullah (Sekretaris), dan Anggota Valina Singka, Adnan Anwar, dan Rudi Arifiyanto menggelar rapat pleno Penetapan Hasil Penelitian Administrasi di Jakarta pada Selasa,(28/2). Pendaftar yang dinyatakan lolos Seleksi Administrasi berhak untuk mengikuti tahapan Seleksi Tertulis dan Tes Psikologi. Seleksi Tertulis yang akan dilaksanakan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) pada tanggal 6 Maret 2023 rencana akan digelar di Gedung UPT TIK (ex Bakhum) Kampus A Universitas Negeri  Jakarta. Sedangkan Tes Psikologi akan dilaksanakan setelah Seleksi Tertulis. Pengumuman Hasil Penelitian Administrasi disampaikan melalui konferensi pers yang berlangsung pada tanggal 2 Maret 2023, bertempat di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. Dari hasil penelitian terhadap kelengkapan, keabsahan, dan kesesuaian berkas pendaftaran yang disampaikan Pendaftar, Timsel menetapkan dari 83 orang Pendaftar yang menyerahkan dokumen fisik, 51 orang dinyatakan lolos Seleksi Administrasi.

Rapat Koordinasi Rekapitulasi Verifikasi Faktual Tahap Kesatu Dukungan Minimal Pemilih Bakal Calon Anggota DPD Provinsi DKI Jakarta

Pasca melaksanakan verifikasi faktual dukungan pemilih bakal calon anggota DPD, KPU Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Rekapitulasi Verifikasi Faktual Tahap Kesatu Dukungan Minimal Pemilih Bakal Calon Anggota DPD Peserta Pemilu 2024 pada Rabu (1/3). Rapat koordinasi ini dimaksudkan untuk menyampaikan masalah dan solusi pada proses verifikasi faktual lalu. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi berharap semua Tahapan Pemilu 2024 berjalan dengan baik di seluruh KPU Kota/Kabupaten se-Provinsi DKI Jakarta. "Tentu kami berharap agar semua tahapan pemilu yang sedang berlangsung berjalan dengan baik di KPU Provinsi DKI, maupun Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta," jelas Sunardi. Selain itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaran Pemilu Nurdin menyampaikan apresiasi kepada seluruh Jajaran KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta yang telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya di satuan kerja masing-masing. "Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada teman-teman KPU Kota/Kabupaten yang sudah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, baik Ketua, Anggota, maupun Sekretaris dan Kasubbag. Ini bukan pekerjaan yang mudah karena banyak kendala yang kita temui dalam proses verifikasi," ujar Nurdin. Hadir dalam rakor tersebut Ketua KPU Provinsi DKI Sunardi, Anggota KPU DKI Nurdin, Muhaimin, Deti Kurniawati, dan Partono. Peserta rakor dari KPU Kabupaten/Kota adalah Ketua, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan, serta Jajaran Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta.

Election Course "WE-MOTION" (Women's Movement for Election)

Gelaran Kursus Kepemiluan (election course) bertajuk "WE-MOTION" Women's Movement for Election yang di adakan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta sukses digelar pada Kamis,(23/2). Di hari akhir ini kegiatan di isi beberapa materi oleh Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Marlina, Deti Kurniawati dan Nurdin terkait tahapan Pemilu 2024, dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema "Mengenal Potensi Diri" yang disampaikan oleh Vera Safira, Psi., Direktur & Senior Consultant PT Total Inti Solusi, serta ditutup dengan penyampaian materi dari Intan Erlita, Presenter dan Public Speaker yang bertema "Key of Public Speaking".  Dalam penutup, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi menyampaikan ungkapan Terima kasih kepada peserta yang telah tekun dan semangat dalam mengikuti kegiatan ini dengan baik.  "Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu semuanya yang dengan tekun dan semangat dari kemarin hingga sore hari ini bisa hadir dan mengikuti dengan baik," kata Sunardi.  Selain itu, Sunardi juga berharap dengan diberikannya ilmu kepemiluan ini peserta bisa melanjutkan menjadi penyelenggara di KPU, Bawaslu atau tempat lain yang sifatnya penyelenggara.  "Sudah 2 hari ini ibu-ibu diberikan pemahaman pengertian bekal terkait dengan kepemiluan dan demokrasi. Jadi setelah dibukanya pemahaman tersebut jangan berhenti hingga sore hari ini, tentu harus tetap di follow-up menjadi sebagai penyelenggara di KPU maupun Bawaslu atau tempat lain yang sifatnya penyelenggara Pemilu," lanjut Sunardi.  Di hari terakhir kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi didampingi Anggota Marlina, Deti Kurniawati, Nurdin, para perwakilan organisasi perempuan di wilayah DKI Jakarta, serta jajaran Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta.

KPU DKI Gelar Election Course "We-Motion" (Women's Movement for Election)

Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan kelompok perempuan terhadap hak dan kewajibannya dalam pemilu, serta untuk mendorong kaum perempuan agar dapat lebih berperan aktif dalam penyebaran informasi dan penyelenggaraan pemilu, KPU Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Kursus Kepemiluan (election course) yang bertajuk "WE-MOTION" Women's Movement for Election di kantor KPU DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Rabu,(22/2). Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai dari hari Rabu-Kamis 22-23 Februari 2023.  Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mendengarkan lagu jingle Pemilu 2024, setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian materi yang di isi oleh Huriyyah, Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia yang bertema "Peluang dan Tantangan Perempuan sebagai Penyelenggara Pemilu" dan Wahidah Suaib, Pegiat Keterwakilan Perempuan & Anggota Bawaslu RI Periode 2008-2012 dengan tema "Mendorong Peran Perempuan untuk Meningkatkan Kualitas dan Keterwakilan Perempuan dalam Penyelenggaraan Pemilu".  Dalam sambutan awal, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi menyampaikan ungkapan terima kasih atas kehadiran para perwakilan organisasi perempuan ini menjadi bagian penting dalam rangka berpartisipasi aktif dalam proses keikutsertaan penyelenggaraan kepemiluan.   "Kami mengucapkan terima kasih yang setulus tulusnya kepada ibu-ibu sudah hadir, niatan dan juga langkah ibu-ibu ini adalah salah satu langkah penting dalam rangka ikut berpatisipasi aktif dlm proses keikutsertaan penyelenggaraan kepemiluan," ujar Sunardi.  Di akhir sambutannya, Sunardi berharap dengan diadakannya kegiatan ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman kepemiluan.  "Kami berharap kepada ibu-ibu yang 2 hari ini melaksanakan Election Course bisa menambah pengetahuan dan pengalaman terkait dengan kepemiluan. Mulai dari Tahapan, kegiatan maupun penyelenggaraan Pemilu itu sendiri," sambung Sunardi.  Di hari pertama kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi didampingi Anggota Marlina, Partono, Deti Kurniawati, para perwakilan organisasi perempuan di wilayah DKI Jakarta, serta jajaran Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta.

KPU DKI Laksanakan Monitoring Coklit Data Pemilih Pemilu 2024

KPU Provinsi DKI Jakarta laksakan monitoring proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilu 2024 di kawasan padat penduduk dan kawasan elit dalam wilayah kota Jakarta Pusat pada Sabtu (18/2). Monitoring coklit ini diawali dengan pengantar singkat dari Ketua KPU DKI Jakarta Sunardi dan dilanjutkan dengan penjelasan proses coklit oleh Ketua Divisi Data dan Informasi Partono kepada awak media yang hadir dan turut mengikuti monitoring coklit di lokasi yang dituju. Sebagai informasi, saat ini petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) sedang menjalankan proses pemutakhiran data pemilih melalui coklit sejak tanggal 12 Februari sampai dengan 14 Maret 2023. Data yang diperoleh dari hasil coklit ini nantinya akan digunakan untuk menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2024 dan akan diumumkan pada kelurahan setempat. Masyarakat DKI Jakarta diharapkan dapat turut menyukseskan proses pemutakhiran data pemilih ini dengan menerima Pantarlih yang datang ke rumah, serta menunjukan kartu keluarga dan KTP untuk dicocokan. Warga yang sudah memenuhi syarat untuk menjadi Pemilih juga dapat memeriksa namanya sudah terdaftar dalam daftar pemilih atau belum melalui laman cekdptonline.kpu.go.id Dari lokasi monitoring terlihat Anggota Bawaslu DKI Jakarta Mahyudin beserta jajaran sekretariat, Kasubbag Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta dan jajaran sekretariat turut hadir mengikuti proses coklit ini.

KPU DKI Gelar Rapat Pleno Penentuan Sampel Dukungan Pemilih Bakal Calon Anggota DPD.

KPU Provinsi DKI Jakarta melakukan Rapat Pleno Penentuan Sampel Dukungan Pemilih Perseorangan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi DKI Jakarta (15/2). Rapat pleno penentuan sampel ini ditujukan bagi bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat pada pleno Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Verfikasi Administrasi Perbaikan Kesatu Pasca Mediasi Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Nurdin juga menjelaskan bahwa yang melakukan Verifikasi Faktual adalah Anggota PPS dan PPK yang telah dilantik beberapa waktu lalu secara door to door atau mendatangi alamat sampel satu per satu. "Secara teknis yang melakukan Verifikasi Faktual itu adalah PPS dan PPK. Mekanismenya itu door to door ke rumah yang ada datanya," jelas Nurdin. Rapat tersebut dipimpin Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi didampingi oleh Anggota KPU DKI Jakarta Marlina, M. Tarmizi, Nurdin, Deti Kurniawati, Partono, Muhaimin. Rapat Pleno juga dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Mahyudin dan Reki Putra Jaya, serta para perwakilan Calon Anggota DPD Provinsi DKI Jakarta yang telah memenuhi syarat sesuai dengan hasil rapat pleno verifikasi administrasi perbaikan kesatu pasca putusan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.