Berita Terkini

KPU DKI Jakarta Menerima Audiensi MNC Radio Network

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menerima audiensi MNC Radio Network di ruang rapat kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Senin, (30/1). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU DKI Jakarta Sunardi didampingi oleh Anggota KPU DKI Partono, Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Ahli Madya Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta.  Dalam sambutannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Sunardi menyampaikan bahwa KPU DKI Jakarta selalu mengupayakan sinergitas bersama media untuk bisa menyebarkan informasi terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2024. "Terkait dengan sinergitas dengan stakeholders, kami selalu mengupayakan kerjasama dalam rangka untuk bisa membantu KPU DKI Jakara dalam menyampaikan informasi secara langsung maupun tidak langsung," kata Sunardi.  Rombongan MNC Radio Network yang dipimpin oleh Revana Dewi menyampaikan maksud kedatangannya, bahwa MNC Radio Network siap mendorong KPU Provinsi DKI Jakarta dalam mensosialisasikan penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

KPU DKI Jakarta Menerima Audiensi Jakarta Experience Board

Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Partono menyambut kunjungan audiensi Jakarta Experience Board di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta pada Senin (30/1). Dalam sambutan pembukanya Partono menyampaikan bahwa KPU Provinsi DKI Jakarta sangat terbuka untuk menerima sinergitas dari para stakeholders dalam mensukseskan Pemilihan Umum Tahun 2024.  "Kami terbuka untuk menerima masukan atau saran dan sinergitas semacam tawaran kerjasama untuk mensukseskan Pemilihan Umum Tahun 2024" ujar Partono.  Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Nabil Jaidi juga menyampaikan bahwasanya P.T. Jakarta Tourisindo yang menaungi Jakarta Experience Board mendukung penuh kinerja KPU Provinsi DKI Jakarta dan KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta.  " Kami menyadari bahwa di tahun 2023 ini merupakan tahun politik, dimana KPU Provinsi DKI Jakarta sedang melaksanakan tugas luar biasa penting untuk Indonesia, khsuusnya DKI Jakarta. Kami Jakarta Tourisindo sebagai BUMD DKI Jakarta sangat mendukung kinerja KPU Provinsi DKI Jakarta dan KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta. Kami berharap Jakarta Tourisindo bisa melakukan kolaborasi selama tahun politik ini berlangsung," harap Nabil Jaidi.  Hadir mendampingi Anggota KPU DKI Jakarta Partono, Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Ahli Madya pada Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta. Sedangkan mewakili Jakarta Experience Board, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Jakarta Nabil Jaidi serta tim manajemen Jakarta Experience Board.

KPU DKI Jakarta Menerima Audiensi Radio Republik Indonesia (RRI)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menerima audiensi Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta di ruang rapat kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Senin, (30/1). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi didampingi oleh Anggota KPU DKI Marlina, Pejabat Struktural, dan Pejabat Fungsional Ahli Madya Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta.  Rombongan RRI yang dipimpin oleh Ida Evi Handayani menyampaikan maksud kedatangannya,  yakni Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia siap membantu KPU Provinsi DKI Jakarta dalam rangka sosialisasi dan publikasi pada  penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Dalam kesempatan ini, Ketua KPU DKI Jakarta  Sunardi menyampaikan bahwa tahapan yang sedang berlangsung saat ini adalah proses verifikasi perbaikan syarat dukungan pemilih oleh Bakal Calon Anggota DPD DKI Jakarta.  "Saat ini tahapan yang sedang berlangsung adalah memproses terkait dengan peserta perseorangan, itu dimulai sejak akhir Desember dan sekarang masih proses verifikasi perbaikan," ujar Sunardi. Anggota KPU DKI Marlina menambahkan bahwa sosialisasi yang merata penting guna menghindari hoax timbul di masyarakat, maka dari itu semua tahapan Pemilu 2024 harus bisa disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat. " Kami menyadari bahwa sosialisasi tidak bisa dilakukan sendiri, karena itu kami butuh stakeholders untuk membantu semua tahapan ini bisa sampai kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami harap dengan adanya sosialisasi yang merata, masyarakat bisa menghindari hoax. Jangan sampai sosialisasi kurang, masyarakat akhirnya menerima info yang tidak imbang," jelas Marlina.  Hadir mewakili RRI Jakarta yaitu Kepala Stasiun RRI Jakarta Ida Evi Handayani, Kepala Bidang Pemberitaan RRI Jakarta Muhadjar, Kepala Bidang Penyiaran RRI Jakarta Istiqomah, Pengembagan Usaha RRI Jakarta Aden M. Barlian serta tim pemberitaan RRI Jakarta.

KPU Provinsi DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Petugas Pantarlih untuk Pemilu Serentak Tahun 2024

⁹Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih  (Pantarlih) untuk Pemilu Serentak Tahun 2024 di Kantor KPU DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Jumat,(27/1). Dalam rakor kali ini terdapat beberapa hal pembahasan strategis terkait dengan rekrutment Pantarlih dan Pemetaan TPS untuk Pemilu Serentak Tahun 2024 nanti. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi menyampaikan bahwa rakor ini penting untuk bisa menyamakan persepsi terkait dengan rekrutmen Anggota Pantarlih Pemilu 2024. "Rakor ini penting buat kita untuk bisa samakan persepsi terkait dengan pembentukan Anggota Pantarlih di lapangan," ujar Sunardi.  Sunardi juga menyampaikan bahwa sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 27 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Negeri pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum, Pantarlih diambil dari RT/RW yang ada di setiap TPS wilayahnya masing-masing.  " Karena rekrutment Pantarlih ini sifatnya langsung berhadapan dengan masyarakat, sesuai arahan KPU RI Pantarlih diambil dari RT, RW atau tokoh masyarakat yang ada di masing-masing TPS, satu TPS satu orang Pantarlih," sambung Sunardi.  Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta Sunardi, Anggota KPU DKI Jakarta Partono, Muhaimin, Deti Kurniawati, dan Nurdin, serta jajaran Sekretariat KPU Provinsi DKI Jakarta. Mewakili KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta turut hadir Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Kasubbag Hukum dan SDM, dan Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi.

794 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di DKI Jakarta Dilantik Siap Sukseskan Pemilu 2024

KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta melantik Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dinyatakan lulus pada seleksi Penyelenggara Pemilu Ad Hoc. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Januari 2023 di 6 titik sesuai wilayah KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta. Pelantikan Anggota PPS dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi bersama Anggota Nurdin, Partono, Muhaimin, Deti Kurniawati, Marlina, serta Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir. Dari data yang dihimpun, total terdapat 794 PPS yang dilantik, yatitu 93 orang berasal dari 31 Kelurahan di Jakarta Utara, 132 orang berasal dari 44 Kelurahan di Jakarta Pusat, 168 orang berasal dari 56 Kelurahan di Jakarta Barat, 191 orang berasal dari 65 Kelurahan di Jakarta Selatan, 192 orang berasal dari 65 Kelurahan di Jakarta Timur, dan 18 orang berasal dari 6 Kelurahan di Kepulauan Seribu. Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi yang hadir pada pengarahan Anggota PPS di Jakarta Barat menyampaikan ucapan selamat kepada para PPS yang dilantik. "Semoga setelah dilaksanakan pelantikan dapat menjalankan amanah ini dengan baik serta penuh rasa tanggung jawab. Dan terus kuatkan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan kewajiban, sesuai tugas dan fungsinya selaku anggota PPS pada Pemilu 2024," ujar Sunardi. “Mengingat tugas dan tanggungjawab Bapak/Ibu sebagai Anggota PPS ke depannya akan semakin berat dan kompleks. Untuk itu kami berpesan, terus jaga kekompakan, integritas dan transparansi” jelas Sunardi.

Persiapkan Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Perbaikan Bakal Calon Anggota DPD, KPU DKI Jakarta Gelar Rapat Koordinasi

Dalam rangka menindaklanjuti Hasil Penerimaan Perbaikan Syarat Dukungan Bakal Calon Anggota DPD Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi (KPU) DKI Jakarta melaksanakan Rapat Koordinaasi Persiapan Pelaksanaan Verifikasi Administrasi Data dan Dokumen Dukungan Perbaikan Bakal Calon Anggota DPD di kantor KPU DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Selasa,(24/1). Dalam sambutannya, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta Nurdin mengatakan bahwa terdapat 22 bakal calon yang berstatus belum memenuhi syarat (BMS) sesuai hasil pemeriksaan administrasi dan disampaikan  pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Minimal Pemilih dan menyerahkan dokumen perbaikan.  Dari 22 bakol calon tersebut terdapat 8 nama yang melakukan perpanjangan upload data dukungan selama 2 x 24 jam sejak berakhirnya waktu penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan kesatu sesuai dengan Surat Dinas KPU RI Nomor: 89/PL.01.4-SD/05/2023. Pada penyerahan perbaikan data dukungan ini terdapat 3 bakal calon yang berstatus memenuhi syarat (MS)  juga menyerahkan data perbaikan. "Bahwa seperti yang kita ketahui ada 30 bakal calon yang proses awal sudah melalukan tahapan penyerahan (data dukungan pemilih), kemudian dari hasil tersebut dilakukan proses verifikasi administrasi oleh teman-teman di (KPU) kota/kabupaten hasilnya itu hanya 8 yang menenuhi syarat. Artinya 22 bakal calon statusnya belum memenuhi syarat,” kata Nurdin. “Kemudian batas waktu kemarin ada 25 calon yang melalukan proses perbaikan, artinya ada 3 calon yang memenuhi syarat tetap melakukan perbaikan data, sisanya 22 bakal calon yang belum memenuhi syarat datang menyerahkan data hingga tanggal 22 Januari kemarin," sambung Nurdin. Lebih lanjut Nurdin menyampaikan bahwa dalam Surat Dinas KPU RI Nomor: 89/PL.01.4-SD/05/2023 diperkenankan bagi bakal calon yang belum bisa melakukan uploading data, dapat melakukan uploading data selama 2x24 jam. “Namun pada prinsipnya mereka sudah tidak bisa menambahkan data, hanya mengupload data dukung seperti KTP atau KK. Terakhir (sampai) nanti malam, bakal calon dapat melakukan uploading data tersebut,"  jelas Nurdin. Rakor dihadiri langsung oleh Anggota KPU Provinsi DKI Nurdin, Marlina dan Partono serta Kabag, Kasubag dan Staff Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta