JAKARTA - Untuk meningkatkan kualitas Daftar Pemilih, KPU Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2022 Tingkat Provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan di Cikini, Jakarta Pusat, pada Kamis-Sabtu,15-17 Desember 2022. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi bersama dengan Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Partono, Marlina, Deti Kurniawati, Muhaimin, Nurdin, dan Muhammad Tarmizi, serta Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir. "Daftar Pemilih adalah nyawa dari Pemilu, sebab itu sangat penting evaluasi daftar pemilih dan perlunya koordinasi dengan stakeholders terkait supaya menciptakan Daftar Pemilih yang berkualitas,' ujar Sunardi dalam sambutan pembukanya. Pada pembukaan rakor ini hadir pula Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Betty Epsilon Idroos yang juga merupakan Ketua Divisi Data dan Informasi. Dalam arahannya Betty menyampaikan bahwa banyak potensi permasalahan dalam penyusunan Daftar Pemilih, terutama untuk Provinsi DKI Jakarta yang saat ini menjadi barometer nasional pelaksanaan Pemilu. Oleh karenanya Betty meminta agar KPU Provinsi DKI Jakarta untuk inventarisasi potensi masalah dikarenakan banyaknya rumah sakit, rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan, serta panti sosial, dimana akan memungkinkan dibentuk TPS khusus di tempat-tempat tersebut. "Begitu juga masalah yang terjadi dalam (penyusunan) Daftar Pemilih dari pemilu ke pemilu dikarenakan dinamisnya jumlah penduduk dan pergerakan perpindahan domisili yang terjadi di DKI Jakarta. Pada Pemilu 2024 diharapkan data pemilih yang disusun benar-benar sudah bersih dari data ganda dan data invalid," tegas Betty.