Berita Terkini

KPU Provinsi DKI Jakarta dan KPU Kabupaten/Kota Koordinasikan Persiapan Perekrutan Badan Ad Hoc Pemilu 2024

Dalam rangka persiapan perekrutan Anggota Badan Ad Hoc Pemilu 2024, KPU Provinsi DKI Jakarta dan KPU Kabupaten/Kota melakukan rapat kerja (raker) penyusunan jadwal sosialisasi SIAKBA dan jadwal tahapan rekrutmen Badan Ad Hoc. Rapat kerja dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 27 Oktober 2022 diikuti oleh Ketua Divisi SDM, Sekretaris dan Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta, dan dipimpin oleh Kepala Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi DKI Jakarta Deti Kurniawati didampingi oleh Kasubbag SDM  Widiawati. Menurut Deti Kurniawati, raker ini dilaksanakan untuk merespon adanya surat Sekjen KPU RI nomor: 2623/PP.04-SD/2022 tentang Rencana Kegiatan Pembentukan Badan Ad Hoc pada Pemilu 2024, sekaligus rencana penyusunan jadwal sosialisasi SIAKBA. Komisi Pemilihan Umum akan menggunakan SIAKBA untuk perekrutan Anggota Badan Ad Hoc Pemilu 2024 nanti. Selanjutnya Deti menjelaskan bahwa ruang lingkup SIAKBA menginformasikan seputar Anggota KPU, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, seleksi Badan Ad Hoc serta pengelolaan data dan dokumen administrasi berkelanjutan. Untuk diketahui, SIAKBA merupakan aplikasi berbasis website yang dikembangkan dari tahun 2021 dengan kapasitas server yang lebih besar dibandingkan dengan SIPP (Sistem Informasi Penyelenggara Pemilu), dan sudah beberapa kali dilakukan ujicoba, dan berdasarkan timeline pengembangan sudah siap untuk digunakan.

KPU Provinsi DKI Jakarta Lakukan Kajian Komparatif Ke KPU Daerah Istimewa Yogyakarta

Dalam rangka menarik minat masyarakat dalam mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan pengembangan website, KPU DKI Jakarta melaksanakan kajian komparatif ke KPU Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilaksanakan pada 23-25 Oktober 2022. Menurut Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi dipilihnya lokus ini lantaran KPU DI Yogyakarta sudah mengembangkan RPP yang lokasinya di luar kantor KPU DI Yogyakarta, di samping RPP yang ada dalam kantor KPU DIY itu sendiri. “Maksud rombangan KPU Provinsi DKI Jakarta ke sini adalah ingin mendapat ilmu dan informasi terkait pengembangan Rumah Pintar Pemilu yang dikembangkan oleh KPU Daerah Istimewa Yogyakarta", kata Sunardi. Sunardi menambahkan berdasarkan informasi yang ada RPP KPU DIY telah banyak dikunjungi masyarakat karena lokasinya yang berada di Taman Pintar Yogyakarta yang merupakan sebuah wahana wisata yang terdapat di pusat Kota Yogyakarta, sebuah taman yang memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu lokasi. Rombongan KPU Provinsi DKI Jakarta yang diikuti oleh para Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta ini diterima oleh Ketua dan para Anggota KPU DIY serta Sekretaris. Menanggapi maksud kedatangan para tamu rombongan KPU Provinsi DKI Jakarta ini, Ketua KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamdan Kurniawan secara berkelakar menjawab ini adalah kunjungan yang spesial, kunjungan antara daerah khusus (Ibukota) ke daerah istimewa (Yogyakarta). Menurutnya baik KPU DIY maupun KPU DKI Jakarta bisa sama-sama belajar, karena KPU DKI Jakarta juga telah menerima penghargaan sebagai Badan Publik terbaik dari kategori Lembaga Non Struktural dalam Monitoring dan Evaluasi Badan Publik Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021. Lebih jauh dikatakan bahwa untuk menyukseskan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu 2024 KPU Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan tata nilai budaya sebagai spirit partisipasi dalam Pemilu. Tata nilai budaya Yogyakarta adalah tata nilai budaya Jawa yang memiliki kekhasan semangat pengaktualisasiannya berupa pengerahan segenap sumberdaya secara terpadu dalam kegigihan dan kerja keras yang dirumuskan, disertai dengan kepercayaan diri dalam bertindak, dan tidak akan mundur dalam menghadapi segala resiko apapun melalui semangat gotong royong (sinergi multi pihak), _tepo sliro_ (internalisasi budaya tenggang rasa dalam materi dan konten sosialisasi), dan _eling lan waspodo_ (sikap profesionalisme dan berintegritas).

NGObras Solusi Jilid II, Masyarakat Adat, Perantau, Nelayan dan Pedagang Jadi Sasaran KPU DKI Jakarta Dalam Sosialisasi

KPU Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dikemas dalam Ngobras Solusi (Ngobrol Cerdas dan Sosialisasi Pemilu untuk Demokrasi). Kali ini sasaran yang dipilih adalah masyarakat adat, perantau, nelayan, pedagang pasar dan masyarakat umum pada Rabu, 26 Oktober 2022 di Kawasan Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan NGObras Solusi kali ini menghadirkan nara sumber Titi Anggraini, Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan Marlina Ismail, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta. Acara sosialisasi ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi yang didampingi oleh Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Deti Kurniawati, Nurdin, Marlina dan Plt. Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir. Selain mereka, Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi yang juga Koordinator Wilayah DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos turut memberikan sambutan serta arahan.Kepada para peserta Betty mengingatkan bahwa KPU RI telah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari coblosan Pemilu 2024. “Walaupun tanggal tersebut masih jauh dari hari ini, namun tahapan sudah dimulai (sejak Juni 2022), yakni 20 bulan sebelum hari pencoblosan, ini adalah amanah Undang-Undang,” ujar Betty. Betty pun mengingatkan bahwa di Jakarta banyak warisan budaya, baik lokal maupun dari daerah lain karena keanekaragamannya, dan menjadi barometer di Indonesia dalam segala aspek, termasuk dalam kesuksesan pelaksanaan Pemilu. Sementara Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi dalam sambutannya menjelaskan alasan kenapa KPU Provinsi DKI Jakarta mengundang para tokoh masyarakat adat, perantau, nelayan, pedagang pasar dan masyarakat umum, karena KPU DKI Jakarta berkeinginan menyebarkan informasi terkait tahapan Pemilu 2024 secara dini kepada masyarakat luas, agar mengetahui informasi lebih awal tentang tahapan Pemilu. “Masyarakat umum biasanya memperhatikan Pemilihan Umum pada saat menjelang pencoblosan saja. Padahal ada banyak tahapan panjang yang harus dilalui untuk sampai pada hari pencoblosan Pemilu,” kata Sunardi. Lebih lanjut Sunardi berharap kepada peserta sosialisasi agar menjadi pioneer bagi KPU Provinsi DKI Jakarta untuk menyampaikan infromasi dan pengetahuan yang diperoleh dalam sosialisasi ini agar meneruskan kepada komunitas masing-masing. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Titi Anggraini, Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Dalam paparannya Titi Anggraini menguraikan tentang pentingnya meningkatkan partisipasi publik untuk Pemilu yang berintegritas dan berkualitas. Menurutnya Pemilu yang akan datang harus bebas dari isu-isu negatif dan penyebaran hoaks. Setelah paparan oleh Titi Anggraeni, pemateri selanjutnya adalah Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Marlina yang menyampaikan materi tentang tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum.  Marlina pun berpesan bahwa pada saat ini KPU sedang melaksanakan tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan Partai Politik untuk menjadi peserta Pemilihan Umum, dan yang bisa dilakukan adalah meneliti masalah keanggotaan partai politik. Karena mungkin di antara peserta, keluarga atau temannya ada yang namanya didaftarkan sebagai anggota oleh partai politik tertentu. Oleh karena itu kepada peserta dia perpesan untuk mengecek namanya dalam https://infopemilu.kpu.go.id/. Dan jika namanya dicatut oleh parpol dapat melaporkan pada menu tanggapan masyarakat dalam website tersebut. Selain itu kepada para peserta juga dihimbau agar senantiasa mengingatkan komunitas dan khalayak luas untuk mengecek data pemilih melalui https://lindungihakmu.kpu.go.id atau mengunduh aplikasi mobile lindungi hakmu di Play Store.

KPU Provinsi DKI Jakarta Serahkan Kendaraan Dinas Operasional kepada  KPU Kabupaten/Kota

Untuk menunjang tugas dan aktifitas penyelenggaraan Pemilihan Umum, Anggota KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta mendapatkan kendaraan dinas operasional. Kendaraan-kendaraan dinas tersebut diserahkan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta kepada KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta secara simbolis dalam sebuah acara penyerahan di Aula KPU Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 20 Oktober 2022. Hadir dalam kegiatan penyerahan ini, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi, yang didampingi oleh para Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta lainnya dan Plt. Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta, Dirja Abdul Kadir. Sementara dari KPU Kabupaten/Kota  turut hadir Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota untuk menerima kendaraan dinas operasional dimaksud. Plt. Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta, Dirja Abdul Kadir dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya ternyata terdapat kendala yang ditemui, sehingga pendistribusian kendaraan dinas operasional ini tidak bisa dilaksanakan secara serentak, tapi dilakukan secara bertahap dan pada hari ini seluruh Satker KPU Kabupaten/Kota sudah menerima kendaraan dinas tersebut. “Alhamdulillah sudah terdistribusikan 100% ke seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta.” jelas Dirja. Dirja mengatakan bahwa kendaraan dinas operasional jabatan, bisa digunakan untuk aktifitas kedinasan, dan diharapkan untuk selalu dirawat secara baik, karena akan digunakan selama 3 tahun ke depan. Menaggapi maksud kegiatan ini, Dirja mengatakan bahwa kegiatan penyerahan simbolis untuk memupuk kebersamaan di antara Anggota KPU dan Sekretariat KPU.  Lebih lanjut Dirja mengatakan bahwa kegiatan serupa bukan tidak mungkin dilaksanakan di Kabupaten/Kota secara bergiliran, karena kegiatan ini positif untuk memupuk kebersamaan dan saling melengkapi dalam sinergitas antara Anggota dan Sekretariat. Sementara Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta dalam arahannya mengatakan "Apa yang diterima ini selayaknya untuk disyukuri. Rasa syukur bisa diimplementasikan dengan merawat dan menggunakan kendaraan dinas operasional untuk memperlancar tugas-tugas kedinasan. Mudah-mudahan ini wasilah dari kerja keras kita semua, agar mudah melaksanakan tugas-tugas kita sebagai penyelenggara Pemilu,” ujar Sunardi. Dia pun mengingatkan pada tahun 2023 akan makin banyak tantangan dan persoalan yang akan dihadapi  oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota, tidak hanya di DKI Jakarta saja, namun di seluruh Indonesia. Oleh karenanya diharapkan kepada semuanya untuk bersiap manghadapi tahapan pemilu dan persoalannya yang semakin kompleks.

KPU Provinsi DKI Jakarta Terima Audiensi Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta

KPU Provinsi DKI Jakarta Terima Audiensi Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Penyelenggaraan Pemilu Serentak pada Tahun 2024 mendatang, yang merupakan kontestasi paling besar dalam sejarah Pemilu di Indonesia, menggugah mahasiswa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi DKI Jakarta dalam berperan aktif untuk ikut serta dalam menyukseskan pelaksanaannya. Sebagai bagian dari upaya tersebut DPD IMM Provinsi DKI Jakarta melakukan audienasi dengan KPU Provinsi DKI Jakarta guna bersinergi dengan KPU Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Arip Arian Harahap Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Provinsi Jakarta di Ruang Rapat KPU Provinsi DKI Jakarta dalam audiensinya dengan Jajaran KPU Provinsi DKI Jakarta pada Rabu, 19 Oktober 2022. Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Provinsi DKI Jakarta menilai dengan banyaknya mahasiswa yang termasuk dalam kategori pemilih pemula, penting bagi mereka sebagai organisasi kemahasiswaan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, dengan memberikan edukasi khususnya dalam menggunakan hak pilih. Arip juga menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta ini dimaksudkan untuk bersilaturrahmi dan perkenalan Jajaran Pengurus DPD IMM Provinsi DKI Jakarta denga KPU Provinsi DKI Jakarta. Rombongan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta itu pun diterima oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi dan didampingi Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Marlina, Ketua Divisi Program Data dan Informasi, Partono, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat, Binsar Siagian, dan Kasubbag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Mydita Puspa Ayu serta jajaran staf KPU Provinsi DKI Jakarta. Menanggapi kehadiran dari para pengurus DPD IMM Provinsi DKI Jakarta ini, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta menyambut baik maksud dan tujuan mereka seraya mengucapkan selamat datang di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. “Selamat datang di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. Dengan lapang dada KPU Provinsi DKI Jakarta menyambut baik setiap tamu yang datang”Sambut Sunardi. Kepada rombongan yang hadir Sunardi menjelaskan dalam pelaksanaan Pemilu, KPU sebagai penyelenggaranya tidak bisa melaksanakannya sendirian, melainkan harus bersinergi dengan pihak lain. Untuk itu dibutuhkan kerjasama dengan institusi dan lembaga lain, baik dari unsur pemerintah maupun non pemerintah termasuk dari organisasi kemahasiswaan seperti IMM. Levih jauh Sunardi mengucapkan terimakasih atas niat baik dari DPD IMM Provinsi DKI Jakarta yang akan ikut membantu KPU Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan Pemilu 2024 dan akan mempertimbangkan kerjasama dengan DPD IMM Provinsi DKI Jakarta, terutama untuk pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Karena kekuatan pemuda (mahasiswa) sangat penting bagi KPU Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu. Oleh karenanya harapannya agar generasi muda turut terlibat lebih dalam pelaksanaan setiap pemilu. Sementara Anggota KPU DKI Jakarta Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Marlina menjelaskan bahwa KPU DKI Jakarta siap bersinergi dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini Provinsi DKI Jakarta, karena mahasiswa dan pemilih pemula juga termasuk dalam kelompok sasaran dari sosialisasi oleh KPU. “Muara dari sosialisasi adalah meningkatnya partisipasi pemilih dalam Pemilihan Umum. Kami di Divisi Sosialisasi senantiasa menyambut baik pihak manapun dalam upaya ikut menyosialisasikan Pemilu” Kata Marlina. Lebih lanjut Marlina menekankan kepada mereka untuk ikut berpartisipasi lebih intensif mencari informasi, dengan aktif membuka website dan media sosial milik KPU Prpvinsi DKI Jakarta, karena dalam waktu dekat (bulan November) KPU Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan rekrutmen Badan Ad Hoc (PPK dan PPS). “Ini penting untuk diingat, agar mendapatkan informasi waktu pelaksanaan rekrutmen badan Ad Hoc” Ingat Marlina.

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA BERAUDIENSI DENGAN KPU PROVINSI DKI JAKARTA*

Universitas Kristen Indonesia (UKI) melakukan audiensi dengan KPU Provinsi DKI Jakarta pada Rabu, 19 Rabu Pukul 10.00 WIB di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. Rombongan UKI yang berjumlah 4 orang ini dipimpin oleh Ketuanya, Fransiskus X. Gian Tuewali atau akrab disapa Frans dan didampingi oleh jajaran Mahasiswa Fisipol Universitas Kristen Indonesia.  Dalam sambutannya Ketua UKI menjelaskan maksud kedatangan mereka ke KPU Provinsi DKI Jakarta, yakni selain untuk bersilaturrahim juga untuk menyampaikan antusiasme para Pemuda yang tergabung di UKI untuk dapat terlibat dalam tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang dijalankan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta. Lebih jauh Fransiskus berharap agar para mahasiswa untuk lebih dilibatkan dalam pelaksanaan Pemilu nanti, termasuk di tingkat penyelenggara Badan Ad-Hoc, dan berharap bisa magang dikantor KPU Provinsi DKI Jakarta lanjut Fransiskus. Menanggapi kehadiran dari para pengurus UKI ini, Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Nurdin yang mewakili Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta menyambut baik maksud dan tujuan mereka seraya mengucapkan selamat datang di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. “Selamat datang di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta. Dengan lapang dada KPU Provinsi DKI Jakarta menyambut baik setiap tamu yang datang,” sambut Nurdin.  Kepada mereka Nurdin menjelaskan bahwa kekuatan pemuda sangat penting bagi KPU Provinsi DKI Jakarta dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu, karenanya Nurdin menjelaskan bahwa salah satu syarat menjadi petugas Badan Ad-Hoc dibawah usia 50 tahun,  agar tidak ada kejadian terulang di Pemilu Tahun 2019, maka itu dibutuhkan unsur organisasi kepemudaan turut terlibat lebih dalam pelaksanaan setiap tahapan Pemilu. “KPU Provinsi DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan elemen masyarakat manapun termasuk dengan UKI  ini agar pelaksanaan Pemilu 2024 nanti berjalan lancar dan sukses,” lanjut Nurdin. Lebih jauh Nurdin menjelaskan bahwa sinergitas dan kerjasama dengan Mahasiswa dan organisasi kepemudaan akan terus dilakukan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta, tidak hanya dalam hal sosialisasi saja tapi agar terlibat saat pembentukan Badan Ad-Hoc nanti. Dalam menerima rombongan UKI ini, selain Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu  Nurdin, hadir pula Anggota KPU Divisi Data dan Informasi Partono, yang didampingi oleh Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Binsar Siagian, Kabag Perencanaan, Data, dan Informasi Andi Setyo Pranata, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilh Nasrullah, serta Kasubbag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Mydita Ayu.