Dalam rangka menarik minat masyarakat dalam mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan pengembangan website, KPU DKI Jakarta melaksanakan kajian komparatif ke KPU Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilaksanakan pada 23-25 Oktober 2022. Menurut Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sunardi dipilihnya lokus ini lantaran KPU DI Yogyakarta sudah mengembangkan RPP yang lokasinya di luar kantor KPU DI Yogyakarta, di samping RPP yang ada dalam kantor KPU DIY itu sendiri. “Maksud rombangan KPU Provinsi DKI Jakarta ke sini adalah ingin mendapat ilmu dan informasi terkait pengembangan Rumah Pintar Pemilu yang dikembangkan oleh KPU Daerah Istimewa Yogyakarta", kata Sunardi. Sunardi menambahkan berdasarkan informasi yang ada RPP KPU DIY telah banyak dikunjungi masyarakat karena lokasinya yang berada di Taman Pintar Yogyakarta yang merupakan sebuah wahana wisata yang terdapat di pusat Kota Yogyakarta, sebuah taman yang memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu lokasi. Rombongan KPU Provinsi DKI Jakarta yang diikuti oleh para Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta ini diterima oleh Ketua dan para Anggota KPU DIY serta Sekretaris. Menanggapi maksud kedatangan para tamu rombongan KPU Provinsi DKI Jakarta ini, Ketua KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamdan Kurniawan secara berkelakar menjawab ini adalah kunjungan yang spesial, kunjungan antara daerah khusus (Ibukota) ke daerah istimewa (Yogyakarta). Menurutnya baik KPU DIY maupun KPU DKI Jakarta bisa sama-sama belajar, karena KPU DKI Jakarta juga telah menerima penghargaan sebagai Badan Publik terbaik dari kategori Lembaga Non Struktural dalam Monitoring dan Evaluasi Badan Publik Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021. Lebih jauh dikatakan bahwa untuk menyukseskan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu 2024 KPU Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan tata nilai budaya sebagai spirit partisipasi dalam Pemilu. Tata nilai budaya Yogyakarta adalah tata nilai budaya Jawa yang memiliki kekhasan semangat pengaktualisasiannya berupa pengerahan segenap sumberdaya secara terpadu dalam kegigihan dan kerja keras yang dirumuskan, disertai dengan kepercayaan diri dalam bertindak, dan tidak akan mundur dalam menghadapi segala resiko apapun melalui semangat gotong royong (sinergi multi pihak), _tepo sliro_ (internalisasi budaya tenggang rasa dalam materi dan konten sosialisasi), dan _eling lan waspodo_ (sikap profesionalisme dan berintegritas).